thumb

Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Lakukan Kunjungan Edukatif ke Balai Kekarantinaan Kesehatan Yogyakarta

Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Wira Husada Yogyakarta semester IV dan semester VI peminatan Promosi Kesehatan dan Epidemiologi melaksanakan kunjungan edukatif ke Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), Yogyakarta Internasional Ariport (YIA) sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran lapangan pada tanggal 22 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai penerapan ilmu kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan penyakit, promosi kesehatan, surveilans epidemiologi, serta kekarantinaan kesehatan di pintu masuk negara. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara lebih nyata peran Balai Kekarantinaan Kesehatan dalam mencegah masuk dan keluarnya penyakit serta faktor risiko kesehatan melalui berbagai kegiatan pengawasan kesehatan di wilayah kerja dan pintu masuk negara.

Kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi Balai Kekarantinaan Kesehatan, sistem surveilans epidemiologi, deteksi dini penyakit dan faktor risiko, pemeriksaan kesehatan, pengawasan alat angkut dan penumpang, serta langkah-langkah respons terhadap kejadian yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan masyarakat. Bagi mahasiswa peminatan Epidemiologi, kegiatan ini memberikan pengalaman dalam memahami bagaimana konsep surveilans, penyelidikan epidemiologi, deteksi dini, serta respons terhadap penyakit diterapkan dalam situasi nyata. Mahasiswa juga dapat melihat keterkaitan antara data kesehatan, pemantauan faktor risiko, dan pengambilan keputusan dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran penyakit. Sementara itu, bagi mahasiswa peminatan Promosi Kesehatan, kunjungan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya komunikasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pencegahan penyakit, khususnya kepada penumpang, petugas, maupun masyarakat yang berada di sekitar wilayah bandara, serta pengelolaan limbah di bandara YIA.


Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui  diskusi, serta observasi terhadap berbagai kegiatan pelayanan dan pengawasan kesehatan. Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan petugas sehingga dapat menerapkan teori yang telah diperoleh  dengan praktik kesehatan masyarakat di lapangan. Kunjungan ke Balai Kekarantinaan Kesehatan Yogyakarta diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menerapkan prinsip-prinsip kesehatan masyarakat. Selain memperkuat pemahaman akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja dan meningkatkan kesiapan profesional sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan pembelajaran lapangan seperti ini, Program Studi Kesehatan Masyarakat terus berupaya memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan kunjungan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran nyata yang mempertemukan teori, praktik, dan pengalaman lapangan dalam mempersiapkan lulusan Kesehatan Masyarakat yang cakap dan kompetitif dalam bidang Healthy Tourism.