Prodi S1 Keperawatan dan Ners mendidik mahasiswa untuk mampu menjadi perawat profesi ners yang dapat memberikan asuhan keperawatan pada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dalam rentang sehat sakit ditatanan klinik, keluarga dan komunikasi secara profesional dan mandiri. Memiliki jenjang Akademik, Alih Jalur dan Pendidikan Profesi Ners.
Metode pembelajaran Keperawatan Program sarjana dan Pendidikan profesi Ners
Program Studi menyelenggarakan proses pendidikan yang dirancang secara komprehensif untuk membentuk lulusan yang professional dan mandiri dalam praktik keperawatan. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui dua tahap utama, yaitu tahap akademik (Sarjana Keperawatan) dan tahap profesi (Program Profesi Ners) yang saling terintegrasi untuk memastikan mahasiswa memiliki penguasaan ilmu, keterampilan klinis, serta kesiapan praktik di dunia kerja.
Pada tahap akademik, mahasiswa dibekali dengan fondasi ilmu keperawatan yang kuat dalam rangka mencapai kompetensi lulusan. Proses pembelajaran menerapkan pendekatan student-centered learning dan outcome based education yang mendorong mahasiswa aktif, kritis, dan inovatif melalui berbagai metode seperti kuliah interaktif, diskusi ilmiah, problem based learning (PBL), studi kasus/case based learning, project based learning, inquiry based learning, serta praktik keterampilan di laboratorium keperawatan. Pada tahap ini mahasiswa juga mulai diperkenalkan pada berbagai konteks pelayanan Kesehatan/early exsposure, sehingga memiliki wawasan profesional yang luas terhadap perkembangan praktik keperawatan.
Memasuki tahap profesi (Program Profesi Ners), mahasiswa mendapatkan kesempatan praktik klinik secara langsung di berbagai wahana pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, komunitas, serta institusi pelayanan kesehatan lainnya yang menunjang visi professional dan mandiri. Mahasiswa juga diberi kesempatan praktik di setting keperawatan lanjut (IGD, HD, ICU, ICCU,PICU, NICU, IBS atau unit khusus lainnya sesuai peminatan mahasiswa) untuk menunjang visi professional. Pelatihan kompetensi keahlian dilaksanakan dalam rangka penguatan visi mandiri selain kegiatan lain yang mendukung.
Selain menyiapkan kompetensi klinis, program pendidikan juga menekankan penguatan nilai kemandirian praktik keperawatan. Dengan demikian, lulusan tidak hanya siap bekerja dalam sistem pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki kesiapan untuk mengembangkan praktik keperawatan yang inovatif dan mandiri.
Melalui perpaduan pembelajaran teoritis, praktik laboratorium, serta pengalaman klinik yang luas dan terstruktur, Program Studi Ners berkomitmen menghasilkan lulusan yang professional serta memiliki kesiapan bekal kemandirian dalam memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas.
Prospek kerja lulusan Keperawatan Program sarjana dan Pendidikan profesi Ners
Lulusan memiliki peluang karier yang sangat luas seiring dengan meningkatnya kebutuhan tenaga perawat profesional di berbagai sektor pelayanan kesehatan. Setelah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR), lulusan dapat berkarier sebagai perawat profesional di berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, pusat rehabilitasi, serta berbagai institusi pelayanan kesehatan lainnya.
Sejalan dengan visi program studi yang menekankan profesionalisme dan kemandirian, lulusan juga memiliki peluang untuk mengembangkan praktik keperawatan mandiri, seperti membuka layanan home care, konsultan keperawatan, layanan perawatan lansia, pelayanan kesehatan komunitas, maupun berbagai inovasi layanan keperawatan berbasis masyarakat.
Dengan kompetensi profesional, pengalaman praktik di berbagai setting pelayanan kesehatan, serta bekal kemampuan untuk mengembangkan layanan keperawatan secara mandiri, lulusan Program Studi Ners memiliki daya saing dan peluang karier yang luas.

Visi Prodi Keperawatan Program sarjana dan Pendidikan profesi Ners
Menjadi Program Studi Keperawatan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Ners dengan menghasilkan lulusan yang professional, mandiri pada tahun 2035
